Viral Ada Pembagian "Nasi Anjing" Di Tanjung Priok! Sang Pemberi Bantuan Akhirnya Minta Maaf!

Sebagian warga yang menerima bantuan “Nasi Anjing” tidak terima hingga akhirnya menjadi polemik.

Untuk menghindari konflik yang lebih luas, polisi langsung memediasi warga Warakas, Tanjung Priok, dengan pemilik 'Nasi Anjing'. Dalam mediasi itu, pemilik bernama Biantoro Setijo, akhirnya meminta maaf atas kesalahpahaman ini.

Sponsored Ad

"Pemilik mengakui kesalahannya dan meminta maaf secara pribadi dan atas nama Yayasan Qahal kepada seluruh warga," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus dalam keterangannya, Senin (27/4).

Yusri mengatakan, Biantoro sudah menjelaskan kepada warga bahwa tak ada niat sama sekali untuk meleceehkan atau merendahkan warga. Sebab, niat mereka hanya ingin membantu.

Sponsored Ad

"Tujuan mereka memang hanya ingin membantu warga," tambah dia.

Polisi memang sudah menyelidiki isi dari 'Nasi Anjing' yang dibagikan kepada warga. Pemilik saat itu menjelaskan, nama 'Nasi Anjing' dipilih untuk membedakan porsi dengan nasi kucing yang selama ini sudah ada.

Setiap bungkus nasi anjing juga berisi makanan-makanan yang halal. Tidak ada satu pun kandungan daging anjing di dalamnya.

"Hasil penyelidikan yang dilakukan Satreskrim Polres Metro Jakut, mendatangi tempat pembuatan nasi (anjing) tersebut, dan didapati bahwa pembuatan nasi dengan bahan halal," tutur dia.

“Bahan yang digunakan adalah cumi, sosis sapi, teri, dan lain-lain,” ucap dia.


Sumber : Kumparan 

Kamu Mungkin Suka