Mata Thariq Habibie Selalu Ditutupi Sebelah, Ternyata Ada Kisah Menyentuh Dibaliknya!

Keluarga Habibie selama ini memang jarang sekali terekspose kehidupan pribadinya.

Semenjak kepergian Presiden ke-3 untuk selamanya, banyak sekali hal-hal pribadi yang baru terungkap.

Sponsored Ad

Mengumumkan meninggalnya sang ayah, salah satu anak BJ Habibie, Thareq Kemal Habibie justru mendulang tanya besar terkait penampilannya.

Rupanya, tak sedikit yang bertanya-tanya terkait alasan Thareq mengenakan penutup mata.

Terkait hal tersebut, akhirnya banyak masyarakat yang penasaran dengan rekam jejak putra BJ Habibie tersebut.

Walau banyak awak media yang bisa mewawancarainya, tapi tidak ada satu pun jurnalis yang berani menanyakan kondisi atau kenapa mata kanan Thareq Kemal Habibie ditutup.

Sponsored Ad

Penampilan Thareq ini kemudian membuatnya disandingkan dengan sosok 'Nick Fury' di film Avengers.

Putra sulung Habibie sekaligus kakak Thareq, yakni Ilham Akbar Habibie, lantas mengungkapkan alasan sang adik menutup mata sebelah kanannya.

"Oh dia kena glaukoma karena dia dulu pernah ada sakit gula," terang Ilham di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata pada Jumat (13/9). "Glaukoma adalah ya buta."

Sementara itu, sempat pula beredar pesan berantai alias broadcast bahwa BJ Habibie mendonorkan mata untuk Thareq lewat operasi kornea mata sesaat sebelum dimakamkan. Kabar tersebut lantas dibantah tegas oleh Ilham.

Sponsored Ad

"Oh tidak. Itu tidak benar. Karena itu tidak bisa diselamatkan donor mata," ujar Ilham. "Itu bukan kornea itu masalah di belakang di retina."

Namun, GridHEALTH.id mendapatkan sebuah data yang mengagumkan mengenai hal ini, mata.

Sponsored Ad

Ternyata, ayah dari Thareq Kemal Habibie, Bacharuddin Jusuf Habibie atau yang kita kenal sebagai BJ Habibie, telah mendonorkan matanya.

Tak banyak yang tahu memang jika BJ Habibie ternyata telah terdaftar sebagai pendonor mata di Bank Mata Indonesia.

Niatan mulia ini bahkan telah dilakukannya sebelum meninggal dunia, tepatnya pada tahun 2016 silam.

Melansir Grid.id, dari Kompas.com, fakta ini diungkap Ketua Bank Mata Indonesia Tjahjono Gondhowiardjo dalam acara program 'Sepuluh Ribu Mata' oleh Pollux Habibie International pada (03/05/2016).

Sponsored Ad

Tjahjono menuturkan, Ainun Habibie pun juga mendaftarkan diri jadi pendonor mata.

Namun, mengingat riwayat penyakit kanker yang diidap Ainun Habibie, niatan itu urung dilaksanakan.

"Pak Habibie telah terdaftar (pendonor mata). Ibu Ainun dulu juga (terdaftar sebagai pendonor), tetapi karena ibu meninggal kondisinya berat, juga ada faktor kanker, jadi tidak bisa jadi donor saat itu," ujar Ketua Bank Mata Indonesia Tjahjono Gondhowiardjo dilansir Kompas.com.

Sponsored Ad

Terdaftarnya nama BJ Habibie sebagai pendonor mata menjadi bukti kesediaannya untuk memberikan kornea mata jika meninggal dunia nantinya.

Menurut Tjahjono menjadi pendonor mata tidak terbatas usia.

Sponsored Ad

Seperti diketahui BJ Habibie telah menginjak usia kepala 8 saat mendaftar jadi pendonor mata, namun kondisi matanya masih sehat.

Mereka yang masih muda belum tentu matanya lebih sehat dari mereka usia tua.

"Ada pasien yang dioperasi saat usia 40 tahun. Dia mendapat donor dari orang berusia 80 tahun. Sekarang, orang yang dioperasi itu sudah berusia 80 tahun juga. Bayangkan, pada matanya ada kornea hidup 120 tahun," jelas Tjahjono.

Lebih lanjut, pihak Bank Mata tidak mengambil satu bola mata utuh dari pendonor, melainkan hanya bagian korneanya saja.

Sponsored Ad

Tjahjono berharap banyak orang mengikuti langkah Habibie dan Ainun ini mengingat sangat banyak masyarakat Indonesia masih yang mengantre mendapat donor mata.

Selain itu, tak banyak juga yang tahu jika BJ Habibie mempunyai nenek yang berprofesi sebagai dokter mata di Jogjakarta.

Melansir Tribun Timur.com, BJ Habibie merupakan anak keempat dari 9 bersaudara, pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan RA Tuti Marini Puspowardojo.

RA Tuti Marini Puspowardojo merupakan anak seorang dokter spesialis mata di Jogjakarta, dan ayahnya yang bernama Puspowardjojo pemilik sekolah di sana.

Sedangkan marga Habibie dicatat secara historis berasal dari wilayah Kabila, sebuah daerah di Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo

Sumber : NovaWow keren

Kamu Mungkin Suka